
Sementara itu, Emilwan Ridwan yang semula menjabat Kepala Pusat Penyelesaian Aset di Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung dipromosikan menjadi Kajati Kalimantan Barat.
Pergantian juga terjadi di Sulawesi Utara, di mana Jacob Hendri Pattipeilohy, sebelumnya Direktur I Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, kini menempati posisi sebagai Kajati baru.
Mutasi juga menyentuh wilayah strategis lain. Ketut Sumedana, yang dikenal publik sebagai mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, kini berpindah tugas menjadi Kajati Sumatera Selatan.
Di sisi lain, Hermon Dekristo yang sebelumnya memimpin Kejati Jambi dipromosikan ke posisi Kajati Jawa Barat, sementara posisinya di Jambi diisi oleh Sugeng Hariadi.
Selain itu, Muhibuddin, yang semula Direktur Pelanggaran HAM Berat, kini resmi menjadi Kajati Sumatera Barat, sedangkan Didik Farkhan Alisyahd, mantan Inspektur Keuangan II di Jaksa Agung Muda Pengawasan, dipercaya sebagai Kajati Sulawesi Selatan.
Langkah mutasi ini juga menyentuh sejumlah wilayah lain seperti Jawa Tengah, Banten, Bali, Riau, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur.
Dalam setiap rotasi, Kejaksaan menegaskan pentingnya kesinambungan tugas agar proses penegakan hukum tidak terganggu oleh pergantian pejabat. Proses serah terima jabatan direncanakan akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa pekan mendatang di masing-masing wilayah kerja.





