
“Edukasi mengenai makanan bergizi itu sangat penting dan harus dimulai sejak dini. Peran orang tua, guru, dan lingkungan sangat menentukan kebiasaan anak dalam memilih makanan,” ujar Melinda.
Melinda juga menekankan pentingnya peran guru dalam memberikan edukasi berkelanjutan kepada anak-anak terkait makanan yang mereka konsumsi di sekolah.
Ia mengimbau agar para guru turut mengingatkan dan memberi pemahaman kepada anak maupun orang tua bila ditemukan kebiasaan membawa makanan cepat saji atau makanan kemasan (ultra processed food).
Melinda juga mendorong agar anak-anak dibiasakan mengonsumsi makanan asli atau real food, seperti buah-buahan dan makanan yang diolah langsung dari dapur rumah.
“Anak-anak perlu dikenalkan sejak dini pada makanan yang benar-benar menyehatkan tubuh mereka,” tambahnya.
Ia berharap, seluruh anak di Kota Makassar yang jumlahnya cukup besar dapat memperoleh pengalaman positif dalam mengonsumsi makanan sehat serta tumbuh dengan pemahaman yang baik mengenai gizi seimbang.
Momentum ini menjadi penegasan komitmen bersama dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini melalui pemenuhan gizi seimbang, pendidikan karakter, dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.





