Upaya revitalisasi museum ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Makassar untuk menghadirkan ruang budaya yang terbuka dan inklusif bagi semua kalangan — pelajar, komunitas seni, hingga masyarakat umum.
Dengan langkah ini, Disbud Makassar berharap museum tidak lagi dianggap tempat yang kaku dan sepi, melainkan ruang belajar yang hidup, inspiratif, dan ramah bagi semua.
“Melalui budaya, kita ingin membangun karakter dan kebanggaan warga Makassar terhadap sejarahnya sendiri,” ungkap Andi Patiware
Sebelumnya program Museum at The Night telah menghadirkan berbagai kegiatan interaktif — mulai dari pertunjukan musik tradisional, pameran seni, hingga ruang diskusi budaya. Suasana museum pun kini jauh lebih hidup, terutama di malam hari saat banyak komunitas dan pelajar datang berkunjung.(*)





