BusinessMakassarNews

Sektor Jasa Keuangan Sulampua Tetap Stabil di Tengah Tekanan Global

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mencatat sektor jasa keuangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) tetap menunjukkan kinerja stabil meskipun tekanan ekonomi global meningkat, Senin (29/4).

Revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global oleh OECD menjadi 3,1% di 2025 dan 3% di 2026 menjadi salah satu indikator meningkatnya ketidakpastian global.

Namun, perbankan di Sulampua tetap tumbuh, dengan penyaluran kredit meningkat 7,05% secara tahunan per Februari 2025. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 3,86% pada periode yang sama.

BACA JUGA  OJK Sulsel-Sulbar Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Stabilitas Keuangan

Loan to Deposit Ratio (LDR) Sulampua tercatat 130,54%, mencerminkan tingginya penyaluran pembiayaan, sebagian besar berasal dari pendanaan luar wilayah. Rasio kredit bermasalah (NPL) tetap terjaga di angka 2,45%.

Total kredit yang disalurkan mencapai Rp434,24 triliun, dengan komposisi kredit konsumtif sebesar Rp220,99 triliun dan produktif Rp213,24 triliun.

DPK didominasi tabungan (Rp198,94 triliun), diikuti deposito (Rp67,02 triliun) dan giro (Rp66,69 triliun).

Di sektor pasar modal, jumlah investor tumbuh 26,21% secara tahunan menjadi lebih dari 1 juta SID, didorong oleh kegiatan edukasi keuangan yang melibatkan berbagai pihak.

BACA JUGA  Munafri-Aliyah Buka Puasa Bersama Forkopimda, Perkuat Sinergi dan Stabilitas Pelayanan Publik

Lihat Semua

1 2Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button