
Di sela peninjauan, Munafri atau yang akrab disapa Appi menjelaskan upaya teknis yang telah dilakukan.
Menurutnya, persoalan utama yang selama ini menyebabkan aliran air tersendat adalah perbedaan ukuran pipa instalasi di kawasan tersebut.
“Jadi, setelah proses penyambungan pipa dari Tallo menuju ke wilayah timur kota, kita lihat ujungnya. Kalau air masih belum mengalir, kita telusuri apa masalahnya, sehingga sudah ditemukan solusi,” ujarnya.
“Setelah diidentifikasi, ternyata di sini sudah bisa mengalir, walaupun masih harus dibantu dengan pompa,” tambah Munafri.
Ia menyebut, pada malam hari tekanan air atau pressure sudah mulai membaik. Namun, memang belum sepenuhnya mampu mengalir hingga rumah warga.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa pipa yang digunakan sejak awal pembangunan perumahan memiliki ukuran yang berbeda-beda, bahkan sebagian terlalu kecil, sehingga aliran air tidak maksimal.
“Ini yang sedang kita evaluasi. Kita lihat dulu seperti apa alur pipanya untuk diganti, karena di bagian belakang ada yang ukuran pipanya lebih besar dan mengalirnya jauh lebih baik,” katanya.
Munafri menambahkan, PDAM saat ini tengah melakukan uji coba untuk memastikan penyebab utama kendala aliran air.





