
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR, 16 November 2025 — Pemerintah Kota Makassar tengah bersiap menyelenggarakan High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Makassar, yang akan digelar pada Senin (17/11/2025) di Novotel Makassar Grand Shayla, Barru Ballroom.
Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi momentum penting dalam mendorong percepatan transformasi digital, khususnya pada sektor layanan transaksi pemerintah daerah.
Agenda ini menghadirkan kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Makassar, Bank Indonesia, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, dan Bank Sulselbar, serta mendapatkan dukungan langsung dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI dan Kementerian Dalam Negeri RI.
Kehadiran dua kementerian tersebut semakin menegaskan komitmen nasional dalam memperkuat digitalisasi daerah melalui optimalisasi sistem keuangan yang modern, transparan, dan akuntabel.
High Level Meeting ini akan menjadi wadah konsolidasi sekaligus evaluasi pelaksanaan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), termasuk strategi percepatan penggunaan kanal pembayaran digital dalam seluruh layanan pemerintah.
Melalui forum ini, berbagai pemangku kepentingan akan membahas penguatan ekosistem digital, efisiensi tata kelola keuangan daerah, dan peningkatan kualitas layanan publik berbasis teknologi.
Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa percepatan digitalisasi bukan sekadar upaya modernisasi, tetapi merupakan kebutuhan untuk menghadirkan pemerintahan yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan teknologi.
Implementasi ETPD menjadi langkah strategis dalam mewujudkan Makassar sebagai kota modern yang unggul dalam pelayanan publik dan pengelolaan keuangan daerah.
Dengan mengusung semangat kolaborasi dan inovasi, Pemerintah Kota Makassar mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan High Level Meeting TP2DD sebagai langkah nyata menuju transformasi digital yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Makassar siap melangkah menuju sistem pemerintahan yang semakin efisien, transparan, dan berdaya saing.
(*)





