MakassarNews

Gerak Cepat DPRD dan Pemkot Sepakati KUA PPAS 2026, APBD Diproyeksi Rp5,1 Triliun

“Serta memaksimalkan program-program kerja yang harus kita jalankan, yang benar-benar turun sampai ke tengah-tengah masyarakat,” jelasnya.

Ia juga meminta pengurangan kegiatan seremonial. “Mengurangi seremonial-seremonial untuk bisa memastikan bahwa tahun 2026 program-program itu langsung ke masyarakat,” tegasnya.

Terkait isu kemungkinan penurunan nilai APBD, Munafri memastikan tidak ada pengurangan signifikan.

“Kita pastikan dia tidak berkurang secara signifikan, tapi dipastikan untuk pendapatan PAD yang digenjot dan mendapatkan substitusi dari beberapa sumber lain seperti opsen dan sebagainya. Nah, ini kita akan maksimalkan,” tuturnya.

BACA JUGA  418 Tahun Makassar: Dari Kebersamaan Lahir Kepedulian!

Ia juga memastikan pembangunan stadion tetap menjadi prioritas. “Program stadion masuk. Itu menjadi program prioritas yang harus muncul,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan apresiasi atas sinergi erat antara pemerintah dan DPRD.

“Dokumen KUA-PPAS merupakan arah kebijakan yang menentukan kualitas pembangunan kota. Karena itu, harmonisasi antara legislatif dan eksekutif sangat penting agar APBD 2026 benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai Tahun Anggaran 2026 menjadi momentum memperkuat program strategis yang menyentuh pelayanan dasar dan isu prioritas kota.

BACA JUGA  Kolaborasi Pemkot Makassar, BPJS Ketenagakerjaan, dan RS Primaya Perluas Akses Perlindungan Sosial

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button