SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) dan instansi terkait untuk segera memperkuat kebijakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Desakan ini muncul seiring meningkatnya keluhan warga mengenai situasi keamanan yang dinilai semakin rawan di beberapa wilayah dan waktu tertentu. Dorongan ini disampaikan oleh anggota Komisi A DPRD Makassar dari Partai Gerindra, Idris, melalui wawancara dalam program Parlemen Update di kanal YouTube solusimedia.id, yang ditayangkan pada Jumat, 21 November 2025. Dalam wawancara tersebut, Idris menyoroti maraknya aksi kejahatan seperti penyerangan menggunakan busur dan tindak begal, yang sebagian besar melibatkan pelaku di bawah umur. Idris mengungkapkan bahwa banyak warga kini enggan keluar pada malam hari karena tingginya angka kejadian kriminal. Ia juga menekankan bahwa keterlibatan anak di bawah umur menjadi isu serius, terlebih karena para pelaku kerap merasa terlindungi oleh Undang-Undang Perlindungan Anak. Langkah Mendesak yang Diusulkan DPRD Kaji Ulang Perda Perlindungan Anak DPRD menilai perlu adanya dialog dan kajian ulang terhadap Perda Perlindungan Anak. Hal ini disebabkan semakin banyaknya pelaku kejahatan berusia anak-anak yang menunjukkan pola pikir dan tindakan yang dinilai tidak lagi sesuai batas kewajaran, sehingga memerlukan penegakan hukum yang memiliki efek jera. Intensifikasi CCTV dan PJU Dinas Komunikasi dan Informatika (Infokom) didesak untuk mempercepat pemasangan CCTV pada setiap lorong dan jalan umum yang terkoneksi dengan War Room Pemkot. Peningkatan kualitas dan jangkauan penerangan jalan umum (PJU) juga dianggap mendesak, terutama di kawasan rawan seperti Biringkanaya dan Tamalanrea. Pengaktifan Pos KamlingDPRD mengimbau masyarakat di tingkat RT/RW untuk kembali mengaktifkan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling). Pembentukan grup komunikasi cepat antarwarga juga dinilai penting untuk mempercepat pelaporan dan penanganan apabila terjadi insiden. Pemberdayaan Remaja dan Pemuda Pemerintah Kota didorong untuk memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan kegiatan kepemudaan. Melalui wadah seperti Karang Taruna, para remaja dapat diarahkan pada kegiatan positif sehingga terhindar dari perilaku yang berpotensi meresahkan. Selain itu, DPRD Kota Makassar menyatakan siap mendukung alokasi anggaran yang diperlukan, termasuk untuk pengadaan sarana prasarana pendukung dan penambahan personel Satpol PP guna memaksimalkan patroli, khususnya pada jam-jam rawan. Meski tengah berkantor sementara, para anggota dewan menegaskan bahwa fungsi pengawasan serta penyerapan aspirasi masyarakat akan tetap berjalan optimal demi terwujudnya keamanan dan ketertiban di Kota Makassar. Nonton video selengkapnya klik link berikut: https://youtu.be/q2zcbf9NXd0?si=SR5dGpp8LQXODewI (*)