

Kegiatan juga diisi dengan talkshow menghadirkan Luthfi Diana Wati, Pejabat Pengawas Lingkungan Ahli Madya, serta Mashud Azikin dari Dewan Lingkungan Kota Makassar.
Talkshow ini mengangkat tema “Tumpuk sampah, Rumah kreasi ceceng, Payabo’, Kelapana Sulawesi, M giv toys” yang menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam pengelolaan sampah.
Acara ditutup dengan workshop pemanfaatan limbah sabut kelapa bersama Kelapana Sulawesi, yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang potensi ekonomi sirkular melalui pengolahan limbah berbahan alami.
Melalui kolaborasi antara Kecamatan Panakkukang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, komunitas, UMKM, dan masyarakat, kegiatan ini menegaskan kembali bahwa pemilahan sampah sejak dari rumah tangga merupakan langkah fundamental dalam mencapai target lingkungan kota.
Semangat kebersamaan ini terus didorong agar pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi budaya bersama seluruh lapisan masyarakat.
(*)





