
Lebih jauh, Appi yang juga Konsul Kehormatan Republik Kroasia di Makassar itu. Ia menampilkan visi dan misi Kota Makassar, untuk periode 2025–2030 yang saat ini sedang dijalankan pemerintahannya.
Salah satu fokus utama adalah perubahan pola pikir masyarakat dalam memandang sampah. Appi menegaskan, Pemkot Makassar perlu mengubah kebiasaan dan pola pikir masyarakat tentang bagaimana cara memilah sampah.
“Karena saat ini, bisa membuang sampah di mana saja. Mereka di mana saja mereka ingin membuang sampah,” papar Munafri.
Dia melanjutkan, itulah mengapa hadirnya edukasi dari Pemerintah Kota agar selalu berusaha melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bagaimana cara membuang sampah pada tempatnya.
“Kemudian bagaimana cara memilah sampah, serta bagaimana sampah tersebut bisa memberikan manfaat bagi mereka jika mereka bisa memilahnya,” tegasnya.
Materi paparan tersebut menjadi salah satu sesi yang menarik perhatian peserta konferensi, terutama karena Makassar sebagai kota besar pesisir menghadapi persoalan lingkungan yang kompleks sekaligus memiliki potensi kolaborasi internasional dalam isu lingkungan.





