
Sedangkan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya menjaga keamanan, kejujuran, dan kondusivitas dalam pelaksanaan Pemilihan RT/RW serentak yang digelar pada 3 Desember 2024.
Ia berharap seluruh pihak, mulai dari lurah, camat, tokoh masyarakat, hingga jajaran TNI-Polri dapat berperan aktif menjaga proses demokrasi tingkat bawah ini agar berjalan tertib dan berkualitas.
Wali Kota menekankan bahwa pemilihan RT/RW bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang pembelajaran demokrasi bagi masyarakat di tingkat paling dasar.
“Kita berharap partisipasi masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat, dan dukungan rekan-rekan TNI/Polri dapat menjaga pelaksanaan ini,” harapnya.
“Kita menginginkan proses demokratis yang jujur, memberikan pelajaran kepada masyarakat bahwa RT/RW yang menang harus merangkul yang kalah, dan yang kalah harus ikut pada yang menang,” lanjut Munafri.
Dia juga mengingatkan bahwa kerukunan warga harus tetap menjadi prioritas, sebab potensi konflik internal dapat muncul apabila proses demokrasi tidak dikelola dengan baik.
“Jangan sampai ada konflik-konflik internal di wilayah masing-masing. Kita ingin semua berjalan damai,” tuturnya.





