
Potensi tersebut, katanya, harus diolah secara kreatif untuk melahirkan event-event berkelas dunia. Ia mencontohkan, jika melihat Eropa, Amerika, bahkan negara-negara lain, tidak banyak yang punya kombinasi laut dan sungai seperti Makassar.
“Ini keunikan yang perlu kita eksplorasi. Banyak hal yang harus dimunculkan, dan kami sudah siapkan parcel konsepnya, tinggal dikembangkan,” ujarnya.
Terkait teknis pelaksanaan, Appi memberikan arahan tegas bahwa seluruh kegiatan pada Januari, Februari hingga Maret harus menggunakan konsep indoor.
Hal ini untuk mengantisipasi kondisi cuaca, risiko hujan, hingga potensi bencana yang dapat mengganggu jalannya acara.
Ia juga meminta agar seluruh perencanaan event dilakukan lebih matang, tidak hanya pada konten acara tetapi juga infrastrukturnya.
Munafri mencontohkan pengalaman penyelenggaraan event internasional jetski yang sebelumnya kurang maksimal karena kesiapan sarana pendukung belum optimal.
“Infrastruktur dan supporting system harus kita urus dari awal. Gunakan carnet untuk peralatan negara lain yang masuk. Semua harus dipersiapkan lebih profesional,” tegasnya.





