
Namun demikian, operasional penuh bus sekolah rakyat tersebut direncanakan mulai tahun depan, mengingat saat ini sudah memasuki masa libur sekolah.
Meski begitu, Dishub Makassar akan terlebih dahulu melakukan survei trayek untuk menentukan penempatan armada yang paling efektif.
Mengenai sasaran pengguna, Jusman menyebutkan bahwa pihaknya masih akan mengkaji apakah bus sekolah rakyat ini khusus melayani siswa dari sekolah rakyat atau juga dapat dimanfaatkan oleh siswa umum.
Lebih lanjut, Jusman, menjelaskan bahwa rute kelima trayek atau jalur tersebut beroperasi setiap hari sekolah dengan lintasan yang berbeda-beda.
Adapun trayek yang dilalui bus sekolah gratis ini yakni Terminal Mallengkeri ke Karebosi, Terminal Daya ke Karebosi, Terminal Panakkukang ke Karebosi, Antang ke Karebosi, serta Terminal Daya ke Untia.
“Rincian, trayek Terminal Mallengkeri ke Karebosi melayani sebanyak 26 sekolah. Sementara trayek Terminal Daya ke Karebosi melayani 16 sekolah,” terangnya.
“Untuk trayek Terminal Panakkukang ke Karebosi melayani 12 sekolah, trayek Antang ke Karebosi melayani 20 sekolah, dan trayek Terminal Daya ke Untia melayani lima sekolah,” lanjutnya.





