
Hal itu sejalan dengan kehadiran para pilar sosial, pekerja sosial, Lembaga Kesejahteraan Sosial, serta unsur masyarakat lainnya yang selama ini menjadi bagian tidak terpisahkan dalam membangun Kota Makassar yang ramah bagi semua kelompok masyarakat.
Munafri mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang di pusat perbelanjaan, hal itu menurutnya sebagai bentuk nyata dari upaya menghadirkan kesetaraan sosial.
Sebab, kegiatan tersebut memberi ruang bagi seluruh masyarakat untuk hadir dan merasakan pengalaman yang sama, termasuk bagi warga yang tidak setiap hari memiliki akses ke ruang publik seperti pusat perbelanjaan.
“Ini adalah bentuk kesetaraan yang bisa kita lihat secara langsung, ketika semua masyarakat berada dalam satu ruang yang sama,” jelasnya.
Munafri juga mendorong upaya dalam menangani persoalan sosial melalui pendekatan yang humanis dan mampu menyentuh akar permasalahan.
Ia menekankan kepekaan dan kemampuan merespons keluhan masyarakat menjadi kunci dalam membangun sistem penanganan sosial yang berkelanjutan.
“Pendekatan yang humanis dan penyelesaian persoalan sampai ke akar masalah harus terus dijalankan agar persoalan sosial di tengah masyarakat dapat ditangani dengan tepat,” tegasnya.





