
Pria yang akrab disapa Appi itu mengungkapkan, berdasarkan hasil survei, indeks pembangunan Pemuda (IPP) tahun 2025, Kota Makassar mencapai angka 65,50, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 64,30.
Angka tersebut menunjukkan bahwa ruang partisipasi dan peluang bagi pemuda masih terbuka luas dan perlu terus diperkuat melalui kolaborasi nyata.
Lanjut dia, bahawa ini membuktikan bahwa ada ruang bagi pemuda untuk berperan, berinovasi, dan berkreasi.
“Pemerintah Kota Makassar telah menyiapkan berbagai fasilitas dan kesempatan agar pemuda bisa melakukan kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia menyebutkan, sejumlah program dan sarana telah disiapkan pemerintah, termasuk pengembangan pusat-pusat aktivitas ekonomi dan kepemudaan di berbagai wilayah kota.
Program-program tersebut dirancang agar pertumbuhan ekonomi tidak berjalan liar, tetapi terarah dan inklusif.
“Kita tidak ingin pertumbuhan ekonomi terjadi tanpa arah. Yang terpenting adalah bagaimana kepedulian sosial tetap hadir, bagaimana dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Politisi Golkar ini.





