
Munafri juga menuturkan, berbagai tantangan sosial yang masih dihadapi Kota Makassar. Menurutnya, persoalan tersebut bukan semata tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi alarm bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda.
Beberapa indikator sosial yang berhasil kita turunkan menjadi pengingat kuat bagi kita semua. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama.
“Pemerintah dan Pemuda, kita harus ambil bagian agar persoalan ini bisa diselesaikan secara kolektif,” katanya.
Lebih lanjut, Munafri mengajak kader IMM untuk mengambil peran aktif sebagai pemuda Islam yang profesional, kritis, dan solutif.
Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara nilai keislaman, intelektualitas, dan profesionalisme dalam membangun kota.
“Kota ini membutuhkan pemuda yang tidak hanya idealis, tetapi juga mampu bekerja nyata. Mau menjadi pemuda Islam atau profesional, semuanya harus berkontribusi untuk Makassar,” ujarnya.
Di akhir sambutan, Munafri kembali mengajak seluruh kader IMM dan organisasi kepemudaan lainnya untuk bersinergi dengan pemerintah kota dalam menjaga stabilitas, mendorong pembangunan berkelanjutan, serta menghadirkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.





