
SOLUSIMEDIA.ID, GOWA – Pelaksana tugas Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Jeneberang, Khalid Ibnu Wahab memberikan klarifikasi terkait pemberitaan pembalakan hutan lindung serta penebangan liar di wilayah kerjanya.
Khalid menegaskan bahwa berita atau info di media online yang menyebutkan bahwa di daerah Parigi lebih gila dibanding di Tombolo Pao ini adalah berita yang belum bisa dipastikan kebenarannya.
“Atau mungkin saja pernah terjadi tapi sudah lama sekali karena sesuai gambar atau foto yang beredar itu sudah 3 atau 5 tahun yang lalu, fotonya juga kejadian lonsor di pinggir jalan daerah gattarang setelah anggota dari pihak KPH dan Polhut mengecek kebenarannya dan konfirmasi dari masyarakat setempat,” kata Khalid saat ditemui beberapa tim awak media diacara penanaman serentak penghijauan lahan kritis di kecamatan Tinggi Moncong Kabupaten Gowa Sabtu, (20/12/2025).
Adapun yang terjadi baru – baru ini terkait dugaan perambahan hutan lindung di desa Ere Lambang, kecamatan Tombolo Pao telah ditindaklanjuti bersama APH dari Polres Gowa dan pemerintah kabupaten Gowa Bahkan Turun langsung bersama Wakil bupati Gowa, kapolres Gowa dan jajarannya pada Jumat (12/12/2025).





