
“Berdasarkan hasil koordinasi awal, tim Medis FK Unhas diamanahkan untuk menjangkau wilayah kerja Puskesmas Ketapang di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Wilayah ini diketahui belum pernah terjangkau relawan medis dari luar daerah serta mengalami keterbatasan akses layanan kesehatan dan kekurangan obat-obatan primer pascabencana,” jelas dr. Pejo.
Pemberangkatan tim menuju lokasi pelayanan pada hari berikutnya (Rabu, 17/12) dengan waktu tempuh sekitar tujuh jam.
Kondisi medan yang berat dan akses yang terbatas menjadi tantangan tersendiri, sehingga membutuhkan kesiapan teknis, logistik, dan koordinasi yang matang.
Pelayanan kesehatan berlangsung selama dua hari dengan fokus pada pelayanan kesehatan primer, distribusi obat-obatan, serta asesmen kondisi kesehatan masyarakat terdampak.

Pendekatan ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan kesehatan dasar masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau.
Tim Medis FK Unhas melanjutkan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat sebagai bagian dari penguatan persiapan layanan medis di Kabupaten Aceh Tengah. Koordinasi ini sekaligus mempertegas peran Unhas sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam situasi darurat bencana.





