
“Usai koordinasi, tim dibagi menjadi dua kelompok untuk menjangkau lokasi dengan karakteristik dan kebutuhan layanan kesehatan yang berbeda. Pembagian tim dilakukan untuk memastikan jangkauan pelayanan kesehatan yang lebih luas kepada masyarakat,” jelas dokter spesialis Ortopedi dan Traumatologi yang akrab disapa dokter Pejo ini.
Tim pertama diberangkatkan menuju Desa Jamat, Kecamatan Linge. Kondisi masyarakat di wilayah ini pascabencana tergolong memprihatinkan, dengan keterbatasan akses transportasi, kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan, serta keterbatasan air bersih dan kebutuhan dasar lainnya.
Di Desa Jamat, Tim Medis FK Unhas memfokuskan kegiatan pada pemetaan masalah kesehatan pascabencana serta pemberian pelayanan medis awal kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mengidentifikasi kondisi kesehatan warga dan kebutuhan penanganan lanjutan.
Pelayanan medis yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan dasar serta penilaian awal kondisi kesehatan masyarakat terdampak.
Kehadiran tim medis diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan layanan kesehatan di wilayah tersebut.





