Selain itu, bantuan sosial melalui Program Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Pintar hampir seluruhnya tersalurkan kepada penerima manfaat di 11 kabupaten/kota.
Sementara itu, Belanja Transfer ke Daerah (TKD) Sulawesi Selatan mencapai Rp29,3 triliun atau 92,61 persen dari pagu.
Dana tersebut disalurkan melalui Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Dana Desa, Dana Bagi Hasil, serta Dana Insentif Fiskal yang digunakan untuk mendukung peningkatan layanan dasar, pembangunan infrastruktur daerah, dan penguatan ekonomi masyarakat.
Kegitan ini juga menyoroti dampak belanja pemerintah pusat ke daerah, antara lain penyaluran Program Makan Bergizi Gratis kepada lebih dari 1,47 juta siswa di 24 kabupaten/kota, pembayaran Tunjangan Profesi Guru senilai Rp3,19 triliun, pembentukan 16 Sekolah Rakyat, penguatan Koperasi Merah Putih, penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan, serta Kredit Usaha Rakyat sebesar Rp15,98 triliun kepada ratusan ribu debitur, khususnya di sektor pertanian dan perdagangan.
Secara keseluruhan, kinerja fiskal Sulawesi Selatan hingga November 2025 dinilai berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui belanja pemerintah, transfer ke daerah, dan penyaluran pembiayaan kepada pelaku usaha.





