
Selain pembangunan ARSINUM, Dinas PU juga melakukan pemeliharaan sarana air siap minum di Kepulauan Lumulung dan Pulau Bone Tambu.
“Dari proses pengolahan ini dihasilkan dua jenis keluaran, yaitu air produk yang jernih dan layak dikonsumsi masyarakat, serta air buangan atau reject yang membawa kandungan mineral garam dan zat terlarut yang tidak lolos penyaringan,” jelasnya.
“Keberadaan sarana air siap minum ini, dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan kepulauan yang selama ini mengalami keterbatasan akses air minum layak,” tutup Zuhaelsi.
(*)





