
MCH, lanjut Munafri, dirancang sebagai ruang peningkatan keterampilan (upskilling), pengembangan kapasitas (upscaling), serta perluasan jejaring anak muda hingga ke tingkat nasional dan internasional.
Ia menyampaikan, Fasilitas tersebut terbuka bagi generasi muda yang ingin berwirausaha, bekerja secara profesional, maupun menembus pasar global.
“Di MCH, anak-anak muda kita, kami siapkan agar tidak hanya tumbuh mengikuti umur, tetapi tumbuh dengan kualitas dan daya saing,” tegasnya.
Munafri mengungkapkan, hingga 2026 Pemerintah Kota Makassar menargetkan pembangunan empat MCH. Dan MCH yang telah beroperasi saat ini telah terhubung dengan berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional.
“Termasuk kolaborasi dengan platform global seperti Netflix, serta penjajakan kerja sama dengan Apple Academy,” tambah Munafri.
Selain pengembangan ekonomi kreatif, MCH juga difungsikan sebagai pusat peningkatan literasi bahasa, khususnya Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Kebijakan ini sejalan dengan rencana perbaikan kurikulum pendidikan dasar di Kota Makassar.
“Bahasa menjadi kunci utama agar anak-anak kita bisa bersaing global, termasuk mengakses peluang kerja di Jepang maupun negara-negara Timur Tengah seperti Kuwait, Qatar, dan Oman,” jelasnya.





