
Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi langkah strategis agar proses penjaringan tidak terbatas oleh ruang dan waktu.
Mekanisme ini memungkinkan seluruh Alumni atau IKA Manajemen Unhas—baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri—untuk terlibat aktif dalam proses demokrasi organisasi.
“Penjaringan ini dirancang inklusif dan transparan. Kami ingin memastikan bahwa setiap alumni memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk ikut menentukan arah kepemimpinan “I AM Unhas” ke depan,” ujarnya.
Tiga Nama Menguat
Dalam pelaksanaannya, Mursalim menugaskan Sekretaris Umum “I AM Unhas”, Ady Suriadi sekaligus ketua panpel untuk mengoordinasikan seluruh rangkaian proses penjaringan. Ady Suriadi merupakan Alumni Jurusan Manajemen Universitas Hasanuddin angkatan 2005.
Hingga saat ini, tambah Ady, proses penjaringan telah menjaring sedikitnya 10 nama yang diusulkan oleh alumni.
Dari jumlah tersebut, terdapat tiga nama dengan tingkat usulan tertinggi, yakni Mursalim Nohong (petahana, angkatan 1992), Dien Triana (angkatan 1999), dan Abdullah Sanusi (angkatan 1998).
Mursalim menegaskan bahwa dirinya menempatkan diri secara proporsional dalam seluruh tahapan penjaringan.





