
“Para Ketua DPD II melihat Appi, sebagai figur yang membawa energi baru, memiliki logistik politik stabil, serta kemampuan manajerial yang dibutuhkan Golkar menghadapi tantangan politik dan pemilu ke depan,” ungkap Nurmal.
Dukungan dari Luwu Timur dan Toraja Utara, menunjukkan basis Appi tidak hanya terpusat di satu wilayah, tetapi menembus daerah yang sebelumnya dinamis. Hal ini menegaskan kemampuannya merangkul berbagai faksi internal Golkar Sulsel.
Meski dukungan DPD II Partai Golkar mencapai 81 persen, Nurmal mengingatkan Munafri tetap harus mendekati Pengurus DPP di Jakarta, karena keputusan akhir Musda tetap melibatkan DPP.
“Variabel terakhir ada di DPP Golkar Jakarta. Penentuan pemenang Musda Provinsi tidak semata ditentukan suara terbanyak di DPD II,” saran Nurmal.
“Faktor ini perlu dicermati agar tidak menjadi batu sandungan,” tambahnya, menutup analisis peluang Munafri memimpin Partai Golkar Sulsel.
(*)





