
Adapun angin kencang berpotensi terjadi di:
- Jawa Tengah
- Jawa Timur
- Kalimantan Barat
- Kepulauan Bangka Belitung
- Kepulauan Riau
- Maluku
- Nusa Tenggara Barat
- Papua
- Papua Barat
- Sulawesi Selatan

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi dampak cuaca, seperti banjir, genangan, tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara.
Kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama di wilayah dengan topografi rawan longsor dan daerah perkotaan yang berisiko banjir.
Pemerintah daerah juga diminta menyiagakan langkah-langkah mitigasi, termasuk memastikan kelancaran sistem drainase dan kesiapsiagaan penanganan bencana hidrometeorologi.
BMKG menegaskan peringatan dini cuaca bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai perkembangan kondisi atmosfer.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, seperti situs web bmkg.go.id, aplikasi infoBMKG, serta Call Center 196.
Dengan meningkatnya intensitas hujan di sejumlah wilayah, BMKG meminta seluruh pihak tetap waspada dan tidak mengabaikan potensi risiko cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.





