
Lebih lanjut, Wali Kota Makassar mengakui masih banyak persoalan yang harus dibenahi, termasuk penataan kawasan Pantai Losari dan titik parkir dan lapak diatas trotoar lainya.
Ia menegaskan bahwa penataan dilakukan tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan bagi masyarakat yang menggantungkan hidup di kawasan tersebut.
“Menata kota harus tetap memperhatikan asas kemanusiaan. Kita tidak bisa terlalu kencang, harus bertahap dan menyiapkan alternatif agar masyarakat bisa ditempatkan dengan lebih baik,” jelasnya.
Appi juga membuka peluang kerja sama antara Pemerintah Kota Makassar dan alumni SMADA, baik dalam bentuk kegiatan sosial maupun kegiatan komersial yang tetap berlandaskan aturan hukum.
“Banyak peluang yang bisa kita maksimalkan. Silakan datang ke kantor, kita bisa bicarakan bersama. Baik kegiatan sosial maupun komersial, semuanya terbuka selama sesuai aturan,” katanya.
Menutup sambutannya, Appi mengajak alumni untuk kembali menengok almamater SMA Negeri 2 Makassar, khususnya di awal musim hujan yang kerap memunculkan berbagai persoalan infrastruktur sekolah.
Meski SMA Negeri 2 Makassar berada di bawah kewenangan pemerintah Provinsi, Appi berharap kepedulian alumni terhadap sekolah tetap terjaga sebagai wujud kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.





