EducationMakassarNews

Pidato Penerimaan Empat Guru Besar Unhas: Dari Energi Berkelanjutan hingga Nutrisi Presisi

Penelitian yang dilakukan telah menghasilkan temuan terkait pengelolaan konsumsi listrik rumah tangga agar lebih efisien untuk konteks Indonesia.

*Prof. dr. Uleng Bahrun, Sp.PK., SubSp.I.K. (K)., Ph.D.,*

Guru Besar Bidang Imunologi, Fakultas Kedokteran Unhas ini memaparkan tentang “Antibodi Monoklonal: Inovasi Dunia Kedokteran Berbasis Riset”. Dalam bidang diagnostik, antibodi monoclonal berperan besar mendeteksi penyakit secara lebih akurat dan dini. Antibodi ini digunakan dalam berbagai metode uji laboratorium, seperti ELISA, imunohistokimia dan rapid test, untuk mengidentifikasi keberadaan antigen tertentu dalam sampel biologis.

BACA JUGA  Warga Kelurahan Tamangapa Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Mandiri di Makassar

Prof Uleng menjelaskan antibodi monoclonal telah menjadi komponen penting dalam dunia kesehatan modern, karena kemampuannya mengenali target spesifik secara selektif. Dalam praktis klinik, antibodi monoclonal banyak dimanfaatkan sebagai terapi untuk berbagai penyakit, seperti kanker, autoimun dan infeksi.

“Dengan mekanisme kerja yang terarah, antibodi ini mampu meningkatkan efektivitas pengobatan sekaligus mengurangi kerusakan pada jaringan sehat. Hal tersebut menjadikan antibodi ini sebagai bagian dari pendekatan pengobatan presisi yang semakin berkembang,” jelas Prof Uleng.

BACA JUGA  Makassar Bersiap Sambut Delegasi 31 Negara OKI, Munafri Tekankan Sinergi SKPD

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4 5Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button