
Menurutnya, keberadaan Kampung Keluarga Berkualitas menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan.
Melalui program tersebut, berbagai layanan kependudukan, keluarga berencana, pemberdayaan keluarga, hingga edukasi kesehatan dapat diintegrasikan secara lebih efektif dan menjangkau masyarakat secara langsung.
Selain meninjau Kampung Keluarga Berkualitas, rombongan juga melihat secara langsung pelaksanaan layanan pemenuhan gizi bagi kelompok sasaran prioritas, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan pemenuhan kebutuhan gizi sejak awal kehidupan guna mendukung tumbuh kembang anak yang optimal sekaligus mencegah terjadinya stunting.
DPPKB Kota Makassar menilai bahwa intervensi pada masa kehamilan dan 1.000 Hari Pertama Kehidupan menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TP PKK, tenaga kesehatan, serta masyarakat terus diperkuat agar seluruh program dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.





