
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dr. Ishaq Iskandar, menambahkan bahwa rapat koordinasi tersebut berlangsung dalam suasana kolaboratif, dengan komitmen bersama untuk menjaga ketahanan pangan sebagai prioritas nasional.
“Ketahanan pangan menjadi program prioritas Presiden, yakni mewujudkan kedaulatan pangan. Karena itu, sinergi seluruh pihak sangat diperlukan,” katanya.
Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari upaya penguatan pengawasan keamanan, mutu, serta stabilitas harga pangan di Sulawesi Selatan, sekaligus mendukung arah kebijakan pembangunan nasional tahun 2026.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, Kemal Redindo Syahrul Putra, menjelaskan bahwa rapat koordinasi tersebut bertujuan menyusun strategi pengawasan terhadap potensi pelanggaran harga dan mutu pangan pokok.
Ia menambahkan bahwa penguatan koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga sistem pangan daerah tetap berjalan secara sehat dan berkeadilan.
“Seluruh pihak akan melakukan tindakan terhadap pelanggaran harga dan penetapan lainnya agar mutu pangan tetap terjaga, sekaligus menghasilkan rekomendasi untuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,” ujarnya.





