
Industri jasa keuangan diharapkan tidak hanya berperan dalam pembangunan ekonomi, tetapi juga berkomitmen untuk berkontribusi dalam sosial kemanusiaan khususnya di bidang pelayanan kesehatan.
UTD Prov. Sulsel menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan dukungan penting dalam menjaga ketersediaan stok darah, khususnya pada periode Ramadan yang umumnya mengalami kekurangan jumlah stok.
Adapun total kantong darah yang berhasil dihimpun sebanyak 140 kantong yang selanjutnya akan didistribusikan melalui fasilitas layanan kesehatan guna membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi positif antara OJK bersama dengan seluruh pelaku industri jasa keuangan di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Ke depan, agenda donor darah ini diharapkan dapat menjadi program sosial berkelanjutan FKIJK Sulselbar, sekaligus mendorong tumbuhnya budaya kepedulian sosial, dan mempererat kebersamaan antar anggota, serta mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
(*)





