
“Kunjungan dari Pemerintah Kota Maniwa ini merupakan momentum besar bagi Makassar. Kami ingin menyerap praktik terbaik dari Jepang dalam pengelolaan lingkungan. Fokus kita bukan sekadar mengolah sampah, tapi bagaimana sistem tersebut berkontribusi nyata dalam menurunkan emisi karbon menuju masyarakat rendah karbon yang kita cita-citakan,” jelas Helmy Budiman.
Kerja sama City to City Collaboration ini diharapkan tidak hanya menjadi diskusi di atas meja, tetapi melahirkan solusi konkret bagi permasalahan iklim perkotaan.
Dengan dukungan teknologi dan pengalaman dari Maniwa, Makassar optimistis dapat mempercepat transisi menuju kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Sinergi antara DLH Makassar dan Maniwa Jepang ini, menjadi bukti bahwa tantangan perubahan iklim global memerlukan aksi nyata di tingkat lokal.
(*)





