
Sebagai tuan rumah, Munafri menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung agenda strategis nasional yang berfokus pada penguatan kewirausahaan dan kemandirian ekonomi daerah.
Ia menilai Makassar sebagai pintu gerbang Indonesia Timur memiliki potensi besar sebagai ruang tumbuh bagi pengusaha muda dan investasi.
“Makassar terbuka untuk seluruh gagasan besar yang mendorong penguatan ekonomi nasional. Kami percaya, pertumbuhan ekonomi yang kuat lahir dari daerah yang diberi ruang untuk berinovasi dan berkembang,” ujarnya.
Dalam arahannya, Bahlil turut mengenang kebersamaannya dengan Munafri saat aktif di HIPMI.
Ia menyebut Munafri pernah menjabat Ketua Bidang Kelautan dan Pertanian serta Ketua Sidang Dewan Pleno saat pelaksanaan di Surabaya.
Di hadapan ribuan kader HIPMI, Bahlil juga menyoroti tantangan global yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi nasional, khususnya di sektor energi dan sumber daya mineral.
Ia menegaskan perlunya terobosan kebijakan guna mewujudkan swasembada energi serta memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.
“Jangan pernah bermimpi menjadi swasembada energi kalau tidak melakukan terobosan. Importir akan terus mendapat manfaat jika kita tidak mampu mendorong kemandirian,” tegasnya.





