
Lebih lanjut, Bahlil memaparkan langkah strategis pemerintah, antara lain optimalisasi produksi minyak melalui pembukaan 110 wilayah kerja blok migas baru, percepatan pengembangan energi baru terbarukan (EBT), hingga reformasi tata kelola pertambangan melalui penyempurnaan regulasi RKAB dan revisi Undang-Undang Minerba.
Ia juga mendorong kader HIPMI di daerah untuk memanfaatkan peluang investasi di sektor sumber daya alam.
“Kalau dulu dikerjakan pemuda Jakarta, sekarang harus oleh pemuda lokal. Kantor-kantornya harus di daerah. Sudah saatnya orang daerah menjadi tuan di negerinya sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Makassar sebagai tuan rumah SDP HIPMI 2026.
Ia berharap HIPMI terus melahirkan pengusaha muda yang berintegritas dan inovatif sebagai motor penggerak ekonomi bangsa.
Dengan terselenggaranya forum nasional ini, Makassar kembali menegaskan posisinya sebagai simpul strategis pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur sekaligus ruang kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat kemandirian ekonomi nasional.





