MakassarNews

Ramadan dan Cap Go Meh, Pemkot Makassar Hadirkan Kelurahan Sadar Kerukunan

Abdullah menguraikan kriteria utama adalah tersedianya rumah ibadah yang mewakili agama umat seperti terdapat masjid, prahara, hingga kelentengan.

Lanjut dia, tersedia rumah ibadah untuk semua agama, itu pertanda semua tokoh agama ada di situ. Termasuk kalangan pemuda lintas agama yang kita himpun untuk memberikan informasi perkembangan kerukunan di wilayahnya.

“Selama ini kita sering turun setelah terjadi konflik, padahal sudah sulit. Dengan Kelurahan Sadar Kerukunan, kita ingin mencegah sejak dini,” jelasnya.

BACA JUGA  Munafri Sambut Kunjungan Syekh Abdullah Bawazir, Bahas Kurikulum Bahasa Arab dan Peluang Pelajar ke Mekkah

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Jappa Jokka Cap Go Meh sekaligus pengurus FKUB, Suzanna, menambahkan bahwa pihaknya merasa bersyukur karena launching Kelurahan Sadar Kerukunan dibarengi dengan opening Cap Go Meh yang tahun ini beririsan dengan bulan Ramadan.

“Kami sangat senang karena launching ini dibarengkan dengan opening Jappa Jokka Cap Go Meh. Ini menandai harmonisasi, sesuai tema kami ‘Harmony in Life’,” katnaya.

“Tahun ini Cap Go Meh bersamaan dengan Ramadan, jadi ini menambah poin bahwa Makassar memang pantas menjadi kota yang toleran,” lanjut dia.

BACA JUGA  Munafri Tancap Gas Benahi Krisis Sampah Makassar, Tegaskan Komitmen Lintas Sektor

Ia menjelaskan, launching akan dirangkaian dengan sejumlah kegiatan, diawali dengan prosesi Cap Go Meh dari Istana Dewi Kwan Im di Jalan Diponegoro untuk mendoakan Kota Makassar, Tabligh Akbar bersama Das’ad Latif serta lomba patrol remaja masjid dan night run pada 1 Maret sebagai penutup acara.

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button