
SOLUSIMEDIA.ID, Makassar – KPU Kota Makassar pagi tadi mengadakan pertemuan terbatas di Hotel Sheraton Makassar, berkoordinasi dengan Bawaslu Kota Makassar, pihak keamanan, perwakilan pasangan calon, dan manajemen hotel untuk menyusun pola pengamanan yang ketat jelang Debat Kedua Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2024.
Pertemuan yang berlangsung ini difokuskan pada pengaturan agar debat berjalan lancar dan tertib, dengan menghindari potensi gangguan keamanan.
“Ada beberapa poin yang disepakati, yang kami lampirkan dalam berita acara hasil kesepakatan tadi,” ungkap Abdi, salah satu anggota KPU Kota Makassar, seusai pertemuan, Senin (11/11).
Ia menjelaskan bahwa poin-poin ini disusun untuk menjaga ketertiban di lokasi debat, termasuk membatasi jumlah peserta yang diizinkan masuk dan melarang mobilisasi massa dari masing-masing pasangan calon.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai pihak menyepakati beberapa poin penting terkait pengaturan keamanan, partisipasi, serta akses di lokasi debat.
Akses ke lokasi debat hanya diberikan kepada peserta yang memiliki ID card dan gelang resmi yang dikeluarkan oleh KPU, sementara mobilisasi massa dilarang demi menjaga ketertiban dan menghindari kerumunan besar.





