
Skor 4,17 mencerminkan kerja kolaboratif Pemkot Makassar bersama para pemangku kepentingan.
Capaian ini tidak hanya menunjukkan kemajuan angka, tetapi juga komitmen memperkuat fondasi pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menanggapi hasil tersebut, Pengamat Pemerintahan Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, Arief Wicaksono, menilai capaian Makassar sebagai indikator bahwa roda pemerintahan berjalan ke arah yang tepat.
“Kalau menurut perspektif saya, capaian ini sudah sangat tepat. Makassar hari ini memang sedang bergeliat untuk menjadi kota yang unggul,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Menurut Arief, capaian ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat posisi Makassar sebagai kota metropolitan yang kompetitif, baik dari sisi inovasi, pelayanan publik, maupun pembangunan ekonomi.
Ia menegaskan, capaian tersebut berbasis data resmi IDSD yang dirilis BRIN dan mampu menjawab keraguan sejumlah pihak terhadap kapasitas Pemkot Makassar.
“Data yang ditunjukkan oleh Indeks Daya Saing Daerah yang secara resmi dikeluarkan oleh BRIN telah menjawab keraguan banyak pihak, bahwa Makassar memiliki daya saing yang tinggi, bahkan di atas rata-rata nasional,” tuturnya.





