
Sejak resmi memimpin pada 20 Februari 2025, Munafri Arifuddin menempatkan isu ketenagakerjaan sebagai prioritas kebijakan.
Bagi pemerintah kota, pengurangan pengangguran bukan sekadar statistik, melainkan upaya nyata menjaga stabilitas sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Makassar secara menyeluruh.
“Di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Ibu Aliyah Mustika Ilham (MULIA), kebijakan penataan tenaga honorer dan pembukaan ruang kerja baru menjadi langkah konkret yang langsung menyentuh ribuan warga,” jelasnya.
Diketahui, Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat nasib PPPK. Proses pengangkatan ini dilakukan secara bertahap sepanjang tahun 2025 guna memastikan kebutuhan tenaga farmasi di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan dapat terpenuhi secara optimal.
Pada tahap pertama, sebanyak 1.746 tenaga farmasi PPPK resmi dilantik pada 23 Juni 2025. Selanjutnya pada tahap II, pemerintah kembali melantik 329 tenaga farmasi PPPK pada 14 November 2025.
Sementara itu, pada tahap III, pengangkatan dilakukan untuk tenaga farmasi paruh waktu, dengan jumlah yang lebih besar yakni mencapai 6.607 orang.





