
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Appi itu menjelaskan, selama pelaksanaan Safari Ramadan, berbagai kegiatan keagamaan dan sosial dilakukan secara bersama-sama di seluruh kecamatan di Kota Makassar.
Munafri menekankan bahwa esensi utama dari Safari Ramadan bukan hanya pada kegiatan seremonial, tetapi bagaimana pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat, melihat langsung kondisi yang ada, serta membangun silaturahmi dan ukhuwah yang kuat.
“Yang paling penting adalah bagaimana pemerintah bisa hadir di tengah masyarakat, melihat kondisi yang ada, melakukan berbagai kegiatan, serta terus membangun silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat ukhuwah,” terangnya.
Ia juga menambahkan, pada penghujung Ramadan, Pemkot Makassar turut menggelar kegiatan salat malam di Masjid Balai Kota sebagai bagian dari rangkaian ibadah yang melibatkan masyarakat secara luas.
Memasuki malam ke-29 Ramadan, Munafri menyebut suasana ibadah semakin semarak, terutama pada malam-malam ganjil yang identik dengan meningkatnya antusiasme masyarakat dalam melaksanakan salat lail.
Di akhir penyampaiannya, Munafri memberikan penekanan khusus kepada jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.





