
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Perumda Pasar Makassar Raya bergerak cepat, guna memperkuat ekosistem rantai pasok pangan guna memastikan keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Makassar.
Langkah strategis ini diambil untuk menjamin kepastian stok dan stabilitas harga di tengah tingginya permintaan komoditas.
Dalam Rapat Koordinasi di Ruang Sipakatau Balaikota Makassar, Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, menekankan bahwa kunci keberhasilan program nasional ini terletak pada distribusi yang terukur.
Menurutnya, satu Satuan Dasar Terpadu Pendidikan Guru (SDTPG) mampu melayani hingga 3.500 siswa per hari. Dengan volume sebesar itu, fluktuasi pasokan tidak boleh terjadi.
“Yang paling penting adalah memberikan kepastian. Jangan sampai saat kebutuhan tinggi, pasokan justru tidak terjaga. Kami mengatur agar ekosistem ini berjalan baik dari hulu ke hilir,” ujar Ali Gauli, Rabu (1/4/2026).
Menghadapi potensi kenaikan harga menjelang Ramadan dan Idulfitri, Perumda Pasar Makassar Raya, mengandalkan konsep Baruga Pasar.
Inovasi ini berfungsi sebagai instrumen pengendali harga, sekaligus pusat distribusi bahan pangan pokok seperti ayam, telur, dan susu.





