
Program sosial juga menunjukkan peningkatan. Jumlah penerima manfaat mencapai 266.421 orang dengan total dana Rp86,2 miliar. Tahun sebelumnya mencatat 158.203 penerima dengan dana Rp30,75 miliar.
OJK menilai capaian ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap keuangan syariah terus meningkat. Tren ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi syariah nasional.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koperasi sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Ferry Juliantono menegaskan, keuangan syariah harus berjalan seiring dengan sektor ekonomi riil.
“Keuangan syariah pada hakikatnya akan tumbuh berdampingan dan saling menguatkan dengan aktivitas ekonomi riil, baik itu UMKM, industri halal, maupun usaha produktif lainnya,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara MES dan OJK terus diperkuat. Sinergi ini dinilai penting untuk mendorong program yang berkelanjutan dan memperluas dampak keuangan syariah di Indonesia.
(*)





