
“Pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun menjadi investasi penting untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.
Selain memberikan edukasi, Tim Pendamping Keluarga juga melakukan pemantauan kondisi ibu dan anak serta mendorong keluarga untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di fasilitas kesehatan terdekat.
DPPKB Kota Makassar berharap melalui penguatan edukasi 1.000 HPK, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak semakin meningkat sehingga dapat mendukung terwujudnya keluarga berkualitas serta mempercepat penurunan angka stunting di Kota Makassar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan DPPKB Makassar dalam menghadirkan pendampingan yang lebih dekat kepada masyarakat, sekaligus memastikan setiap anak mendapatkan awal kehidupan terbaik untuk tumbuh sehat, optimal, dan mencapai potensi terbaiknya. (*)





