
“Unhas terus meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional. Salah satu langkah konkret yang ditargetkan adalah memastikan seluruh mahasiswa Unhas memiliki kompetensi bahasa Inggris berstandar global,” kat Prof JJ.
Melalui kuliah umum, Unhas semakin memperkuat jejaring internasional sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan riset dan inovasi berbasis kebutuhan global. Kegiatan yang diikuti oleh ratusan dosen dan mahasiswa ini berlangsung di Ruang Senat, Jumat (10/04) ini menjadi ruang diskusi untuk membangun ekosistem kolaborasi akademik global yang adaptif dan berdampak.
Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan mitra internasional diharapkan mampu melahirkan inovasi yang tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan. (*/mir)





