SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menggelar kegiatan Halal Bihalal bersama para pemangku kepentingan sektor jasa keuangan dan pemerintah daerah di Kantor OJK Sulselbar, Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan sektor jasa keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur strategis, di antaranya perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pimpinan lembaga vertikal, konsul jenderal Australia, Lembaga Penjaminan Simpanan, Bank Indonesia, akademisi, serta pelaku industri jasa keuangan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sulselbar. Dalam sambutannya, Kepala OJK Provinsi Sulsel Sulbar menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan pasca-Ramadan, melainkan juga memiliki makna strategis sebagai ruang memperkuat kolaborasi antarinstansi. Momentum ini dinilai penting untuk menyelaraskan arah kebijakan serta membangun kepercayaan dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah. Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan pengembangan sektor jasa keuangan di daerah sangat ditentukan oleh sinergi antara regulator, pemerintah daerah, industri jasa keuangan, serta seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi yang selama ini terjalin dinilai telah memberikan kontribusi nyata, khususnya dalam peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di Sulawesi Selatan. Rangkaian kegiatan Halal Bihalal turut diisi dengan penayangan capaian program Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026, pengumuman pemenang lomba literasi dan inklusi keuangan syariah, serta sesi ramah tamah sebagai bentuk penguatan ukhuwah antar peserta. Dalam ajang tersebut, sejumlah institusi jasa keuangan berhasil meraih penghargaan. Bank Sulselbar meraih kategori Literasi Keuangan Syariah Termasif sekaligus Konten Sosial Media Terviral. Sementara itu, Bank Syariah Indonesia memperoleh penghargaan sebagai penyelenggara Inklusi Keuangan Syariah Tertinggi, dan Bank Mandiri meraih kategori Kegiatan Sosial Inspiratif. Untuk kategori masyarakat umum dalam lomba video konten media sosial, Ananda Ratu Azzarah berhasil meraih juara pertama, disusul Abdul Alif sebagai juara kedua, serta Anni Atiqah Mahdiyyah di posisi ketiga. Sepanjang Ramadan 2026, pelaksanaan GERAK Syariah oleh OJK di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mencatat capaian signifikan dengan total 98 kegiatan edukasi yang menjangkau lebih dari 903 ribu peserta. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Jufri Rahman, M.Si., dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan. “Peningkatan literasi dan inklusi keuangan tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, OJK, industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan agar masyarakat semakin memahami dan memanfaatkan layanan keuangan secara optimal untuk kesejahteraan bersama.” Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antar pemangku kepentingan semakin solid dalam mendorong sektor jasa keuangan yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. (*)