
Lebih lanjut, penguatan stabilitas dan redundansi jaringan, serta penyesuaian teknis terhadap perangkat pendukung juga menjadi bagian dari catatan evaluatif. Aspek ini dinilai penting guna memastikan seluruh pelaksanaan ujian berjalan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan serta mendukung kelancaran proses secara menyeluruh.

“Pemeriksaan ini mencerminkan kesiapan Unhas dalam menyelenggarakan UTBK SNBT 2026. Kami memastikan seluruh aspek, mulai dari infrastruktur, sistem teknologi, hingga pengawasan, telah berjalan sesuai standar guna menjaga kualitas dan integritas pelaksanaan ujian,” ujar Prof. Ruslin.
Pada pelaksanaan UTBK SNBT 2026, Unhas juga melakukan rasionalisasi lokasi dan ruang ujian sebagai upaya optimalisasi penyelenggaraan. Kebijakan ini bertujuan menyesuaikan kapasitas serta memastikan distribusi peserta lebih proporsional.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Unhas berharap pelaksanaan UTBK SNBT 2026 dapat berlangsung secara efektif, tertib, dan bebas dari praktik kecurangan.
“Dengan persiapan yang matang, kami berharap pelaksanaan UTBK SNBT 2026 di Unhas dapat berjalan lancar, tertib, dan bebas dari kecurangan,” tutup Prof. Ruslin.





