
“Pemeriksaan pasport jemaah kita sebelum masuk ke Saudi akan diperiksa oleh imigrasi Saudi di Bandara Sultan Hasanuddin. Jadi, setibanya jemaah di Jeddah atau Madinah, mereka terus naik bus tanpa perlu melalui pemeriksaan lagi,” jelas beliau.
Termasuk pula pembagian Kartu Nusuk yang tahun di lakukan di asrama haji.
“Tahun lalu di Mekah, namun kali ini prosesnya di pindahkan ke asrama haji. Ini memberikan keyakinan kepada jamah bahwa mereka telah diterima secara rasmi oleh kerajaan sebelum berlepas lagi,” Kata Ikbal
Kemenhaj Sulsel juga mengingatkan jamaah umenjaga stamina karena cuaca di Arab Saudi diprediksi mulai memasuki musim panas. Para CJH disarankan memperbanyak konsumsi air putih dan mengenakan pakaian berwarna putih guna mengurangi penyerapan panas matahari.
“Kami memohon jamaah agar terus menjaga kesehatan. Termasuk obat-obatan yang diberikan dokter dimakan mengikut jadwal,” pesan Iqbal.
Data menunjukkan profil jamaah tahun ini sangat beragam. CJH termuda tercatat berusia 13 tahun yang berangkat menggantikan orang tua yang wafat, sedangkan jamaah tertua berusia 96 tahun.
Pemerintah juga memberikan prioritas bagi lansia di atas 65 tahun dengan kuota pendamping keluarga sebesar 5 persen.





