
“Percepatan penurunan stunting membutuhkan kerja bersama dan komitmen yang kuat dari seluruh pihak. Melalui perencanaan yang terintegrasi, kita dapat memastikan program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, berbagai usulan dan strategi dibahas untuk memperkuat program pencegahan stunting, mulai dari peningkatan edukasi kesehatan, pendampingan keluarga berisiko stunting, pemenuhan gizi ibu hamil dan balita, hingga penguatan peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) di lapangan.
Sebagai perangkat daerah yang memiliki peran strategis dalam pembangunan keluarga dan pengendalian penduduk, DPPKB Kota Makassar terus mendukung berbagai upaya kolaboratif untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak tumbuh kembang yang optimal sejak dini.
Melalui Musrenbang Tematik Stunting ini, diharapkan lahir berbagai program yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam mendukung target penurunan stunting di Kota Makassar.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing melalui penguatan pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. (*)





