
Ia juga mengapresiasi gagasan serikat buruh yang mengusung konsep terpusat, tidak lagi dengan aksi turun ke jalan.
“Perlu kita komunikasikan, duduk bersama antara buruh dan pemerintah untuk membangun hubungan yang baik dalam rangka memperingati Hari Buruh 2026,” tambahnya.
Munafri menjelaskan, Karebosi dipilih karena memiliki daya tampung besar, fasilitas tribun, serta dukungan area parkir yang memadai.
Selain itu, lokasi tersebut dinilai lebih aman dan nyaman bagi peserta yang diperkirakan mencapai ribuan orang.
Sebaliknya, ia menilai Anjungan Pantai Losari memiliki keterbatasan dari sisi parkir dan potensi kepadatan lalu lintas jika dijadikan pusat kegiatan.
“Kalau di Karebosi daya tampungnya jauh lebih besar. Kita bisa mengatur tenda dengan lebih simpel dan area parkir juga masih sangat memungkinkan,” jelasnya.
Ia juga mendorong keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, serikat buruh, pengusaha, hingga aparat keamanan, agar kegiatan berjalan aman dan tertib.
Selain itu, pelaku UMKM juga akan dilibatkan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.
Ketua Panitia May Day Fest 2026, Delandi Safri Pratama, menyebut konsep festival menjadi terobosan baru dalam peringatan Hari Buruh di Makassar.





