NewsRegionalRegionalSulawesi

Penerimaan dan Pelepasan Jemaah Haji Kloter Pertama Kabupaten Soppeng Tahun 1447 H/2026 M

Kebijakan ini memberikan kemudahan bagi jemaah haji, sehingga setibanya di Arab Saudi tidak lagi memerlukan proses pemeriksaan imigrasi yang memakan waktu lama.

Selain itu, Kemenhaj Sulawesi Selatan juga melaksanakan pelayanan kesehatan khusus bagi wanita usia subur melalui pemeriksaan urine. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap kemungkinan adanya jemaah haji yang sedang hamil.

“Karena kami khawatir masih ada jamaah yang hamil. Apabila didapat nanti hasil pemeriksaan urine ternyata wanita subur usia janin 16–24 minggu, kami tidak berangkatkan,” jelas Ikbal.

BACA JUGA  Kunker di Ujung Tanah, Pjs Wali Kota Makassar Arwin Azis Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Pada hari yang sama, Kemenhaj Sulawesi Selatan juga dijadwalkan menerima jemaah haji kloter kedua pada pukul 11.00 WITA, yang akan diberangkatkan pada pukul 07.05 WITA.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Soppeng, Selle KS Dalle, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kakanwil Kemenhaj Sulawesi Selatan beserta seluruh jajaran atas peningkatan layanan tahun ini.

“Kami berterima kasih dan mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah serta seluruh jajaran karena pada tahun ini ada beberapa hal yang menjadi keistimewaan bagi kami di Pemerintah Daerah Soppeng. Pertama, jemaah Soppeng tahun ini alhamdulillah masuk jemaah terbesar empat kabupaten di Sulawesi Selatan, yaitu sebanyak 961 jemaah. Selain itu, untuk pertama kalinya jemaah Soppeng terbang pada kloter pertama secara penuh tanpa bergabung dengan daerah lain,” ungkapnya.

BACA JUGA  Pertamina Patra Niaga Sulawesi Bergerak Cepat, Hadir dan Peduli bagi Korban Kebakaran Asrama Kesdam Hasanuddin

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button