
Embarkasi Makassar juga melayani delapan provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Gorontalo, dan Maluku.
Total jemaah yang diberangkatkan melalui embarkasi ini mencapai 16.493 orang, ditambah 86 petugas haji daerah dan 171 petugas kloter, sehingga keseluruhan berjumlah 16.750 orang.
Dalam proses pemberangkatan, jemaah akan diterbangkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan pesawat tipe Boeing 777. Sebanyak 43 kelompok terbang (kloter) disiapkan, dengan masing-masing kloter berisi 393 jemaah.
Tahun ini, terdapat sejumlah kebijakan baru, di antaranya pembagian kartu Nusuk yang kini dilakukan langsung di embarkasi, tidak lagi di Mekkah.
Selain itu, proses pemeriksaan imigrasi Arab Saudi (makarot) yang sebelumnya dilakukan di Bandara Jeddah dan Madinah, kini dilaksanakan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman yang mewakili gubernur menyampaikan pesan agar para jemaah memanfaatkan kesempatan berhaji dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan bahwa para jemaah merupakan tamu Allah SWT yang terpilih.





