NasionalNews

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, MPR Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel

“PBB harusnya bertanggung jawab menghadirkan perlindungan maksimal dan memberikan sanksi keras kepada Israel yang menyerang pasukan perdamaian PBB,” tegasnya.  

Ia juga menyoroti bahwa insiden serupa bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian di Lebanon juga telah menimbulkan korban dari prajurit TNI, namun belum diikuti dengan sanksi tegas dari PBB. Kondisi tersebut dinilai membuat pelanggaran terus berulang.  

Selain mendesak sanksi, HNW turut mendukung langkah Kementerian Luar Negeri RI yang mendorong investigasi menyeluruh, transparan, dan akuntabel atas insiden tersebut melalui forum internasional.  

BACA JUGA  3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Minta Investigasi Transparan PBB

Di sisi lain, ia juga meminta pemerintah Indonesia untuk mengevaluasi penempatan prajurit TNI dalam misi perdamaian, terutama jika tidak ada jaminan keamanan yang memadai bagi personel di lapangan.  

Diketahui, dalam kurun waktu satu bulan terakhir, Indonesia telah kehilangan beberapa prajurit TNI yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Salah satunya adalah Prajurit Kepala Rico Pramudia yang meninggal dunia setelah mengalami luka serius akibat serangan di Lebanon selatan.  

BACA JUGA  Asian Development Bank Jajaki Upaya Peningkatan Tata Kelola Keuangan di Makassar

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button